it's a magic moment

Gallery

One night Gunung Gede Jalur Gunung Putri (PP)

Alun-alun Timur Suryakencana

Rombongan tiba di Alun-alun Timur Suryakencana

Seperti lagu saja Cinta satu malam mengasyikan…tapi yang ini bukan bercinta melainkan naik turun gunung Gede  lewat jalur putri pulang dan pergi dalam semalam mengasyikan juga bercampur letih,ngantuk,panas,dingin,haus,lapar tetap seru.

Kami ber-duabelas orang melakukan perjalanan mengisi kekosongan waktu weekend meniatkan untuk mendaki Gunung Gede-Pangrango Jawa Barat lewat jalur putri,karna naik lewat Gunung Putri  lebih cepat sampai. Kalau berjalan normal 5-6 jam kita sudah bisa sampai di sisi timur alun-alun Suryakencana Gunung Gede mantap, sebelumnya berkumpul di pos jaga(GPO) salah satu ranger gunung mengisi daftar peserta pendaki serta menyerahkan KTP/SIM,melakukan  pemeriksaan barang-senjata tajam dan lain-lain, semua selesai kita berdo’a menurut kepercayaan masing-masing memohon keselamatan kepada yang maha kuasa pencipta alam beserta isinya, do’a dipimpin oleh leader Hardja.

Tepat pukul 00.03 wib  rombongan bergerak perlahan melangkah kecil kakinya dengan lampu senter sebagai penerang jalur pendakian menuju alun-alun Suryakencana . Malam yang begitu dingin pancaran sinar bulan yang  hanya sebentar melihatkan  wajahnya, nyanyian binatang malam mewarnai perjalanan dalam rombongan memberikan semangat jalan tak mengurungkan niatnya kepuncak Gunung Gede. Panas suhu badan  mulai keluarkan keringat jagung membasahi badan dan baju, serta napas yang mulai terseok-seok kami beristirahat sebentar kuranglebih 15 menit dibuntut lutung minum wedang jahe panas untuk menghangatkan badan menambah tenaga baru, lanjut…badan merasa dingin kembali bila istirahat lama maka kami melanjutkan perjalanan kembali, tak lama kemudian salah satu rekan kami sabri merasakan kram kaki kirinya tapi masih bisa melanjutkan perjalanan sementara waktu kami terpisah aga jauh dari rombongan yang didepan, kami teriak oi…oiii…..oiiii, sahut rombongan didepannya mereka juga menunggu simpang Meleber, sebagian lagi sudah menunggu di lawang seketeng, akhirnya kami bertemu kembali.

Jalur Putri: Rombongan berjalan perlahan menuju Gunung Putri

Perjalanan cukup melelahkan memang tapi kami semua tetap semangat, jalan terus perlahan-lahan tanpa disadari kurang lebih 6 jam kami berjalan yang akhirnya kami sampai dibatas vegetasi jalur yang sudah mendekati pepohonan cantigi,terdengar kicauan burung yang bersahutan menandakan sudah  pagi, langit merah bertanda sunrise sayang rombongan belum beruntung kali ini tapi masih semangat,walau isi perut belum terisi akhirnya ,kami rombongan berhasil sampai di alun-alur timur  Suryakencana dengan pancaran sinar matahari pagi rombongan ambil napas sejenak, tak lama kemudian datang sekelompok pendaki yang menegur sapa ternyata ia  bukan pendaki sungguhan tapi mamang-mamang penjual nasi uduk tanpa mengurangi rasa hormat  beberapa rombongan langsung mengambil satu nasi uduk  sudah ga tahan laparnya gila….celoteh satu orang. Sebagian lagi melanjutkan ke alun-alur barat untuk membuat camp tenda dekat sumber mata air oleh Hardja bersama crewnya ada yang bersiap untuk masak dan membuat tenda doom untuk istirahat para rombongan yang lainnya.

Menuju Puncak Gunung Gede

Puncak Gede: Dua pendaki kriwil (kiri) bersama bang Marco (kanan) mengacungkan ibu jari menandakan tidak tua muda harus saling bantu.

Alun-alun Surya kencana  Ketinggian berkisar (2.780 m Dpl) yang begitu luas dikelilingi bunga Edelwis (Anaphalis javanica) memanjakan para pendaki tak lama kemudian seorang dari rombongan meniatkan untuk mendaki puncak Gede,yang lain pilih istirahat melonjor (bukan melamun jorok), karna kecapean dan ngantuk berat.Akhirnya hanya tiga orang saja yang mau menuju puncak bang Marco,kriwil,imambrengsek, 10.30 wib bergegas jalan kurang lebih satu jam dengan jalur bebatuan akhirnya kami bertiga sampai dipuncak Gede (2.958mDpl), diatas puncak foto-foto,ngobrol,menikmati ,sebatang rokok  Dji sam soe,cemilan dan mensyukuri karunia sang pencipta tak terasa sudah 40 menit kami diatas puncak kami pun kembali ke base camp anak-anak yang segera kembali lagi lewat jalur putri semua sudah packing rapi tinggal operasi semut oleh crew Hardja Cs,kabut mulai turun mengiringi langkah kami meninggalkan puncak Gede, alun-alun Suryakencana silih berganti dan banyak pendaki lain yang berpapasan dijalan,begitu cepat perubahan cuaca, panas menjadi mendung dibarengi gerimis kecil mengikuti rombogan kami  sampai lawang seketeng baru redah kilauan air basahi tonjolan akar –akar pepohon sepanjang jalur turun, cukup berhati-hati kami melangkah salah pijakan atau kuda-kuda kaki kurang kuat bisa terkilir cukup sudah tapi itu terbayarkan yang penting kita bisa berlibur akhirnya sampai juga kita dipos batas hutan pas tidak kemalaman lagi semua selamat segera menuju Jakarta lagi berkatifitas kembali.

Galery foto Peserta Gunung Gede Tetap Senyum…semangat…

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s